Langsung ke konten utama

Untuk Semua Momen Terbaik.


'Din, free ga?'
'Mer, free ga?'
'Kuy!'
'Yuk!'
Pertanyaan yg selalu muncul beberapa saat, dalam lontaran chat line.

Setidaknya kita tau saat ini sedang pura-pura sibuk dalam pikiran yg bergelut dengan waktu. Bagaimana tidak? banyak tujuan-tujuan yg tersendat gara-gara sesuatu yg tak pantas untuk di perbincangkan tapi merupakan sebuah kewajiban yg santai, terarah dan menentukan. Ingin rasanya bisa melakukan segalanya secara bersama-sama dan menjadikan semua momen terbaik. Tapi apadaya dunia membuat kita lemah karena kenikmatannya yg hqq.

Untuk semua momen terbaik seperti yg tertulis di atas tembok kuning itu, rasa-rasanya spektrum adalah salah satunya. Spektrum yang membuat harimu menjadi jingga. Lewat spektrum kita sampai di Lombok dengan aman, damai dan senang. Lewat spektrum Dinda menemukan pengalaman hidup dan puing-puingnya untuk bertahan. Lewat spektrum, menemukan jodohkah?
Selamat malam jingga dalam kedamaian serta puluhan sunset dan bintang yg telah dilewati. Terimakasih spektrum! Salam dari perempuan di ujung semesta.
Spek-trum di eja ya Din, kaya biasanya 😂

Perempuan yang hobi banget poto-poto dan jalan-jalan. Serta di tambah lagi suka makan banyak akhir-akhir ini, tapi gapernah gendut. Lol.
Semoga bisa menjelajahi seluruh dunia dengan Bismillah! He-he
Melihat indahnya dunia dan mengabadikannya adalah sebuah keberuntungan.
Tapi tak akan seindah mata dan ingatan, yang menyimpannya lebih indah dari merk apapun.
Kau tau kan mata ini egois? Begitulah kurasa.

Jadi, bagaimana pulau-pulau yg indah di bagian tengah sampai timur sana harus kita jaga? Sebuah rahasia?
Bukan! Tapi sebuah keindahan yg luar biasa gemulai.
Asing memang selalu lahap dalam melihat keindahan bumi pertiwi. Sumber daya pun tak kuasa untuk melawan.
Semoga alam tak marah kepada ibu pertiwi, melihat simbol yg kau tunjukan di kedua tanganmu.

Semangat menyusun rencana yg sedang dilakukan, Din. Semoga lancar semua sesuai harapan. Kemenangan untuk secepatnya melihat pantai, angin dan pasir. Begitu sederhana, tapi tak kuasa rindu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bayar Airbnb pakai Jenius

Menjelajahi lingkungan baru di dunia adalah salah satu impian gue. Berlibur melihat betapa luasnya dunia dengan berbagai perbedaan budaya yang menambah pesona dari setiap tempat baru yang bisa gue kunjungi.
Jalan-jalan ke luar negeri untuk mahasiswa/orang yang baru lulus kuliah pasti harus mikirin gimana caranya transaksi tanpa kartu kredit. Gue adalah salah satunya karena berencana liburan ke luar negeri, tapi perlu mikirin banyak transaksi yang harus menggunakan kartu kredit. 
Beberapa waktu lalu, gue kebingungan saat berencana pesan penginapan di Airbnb untuk akomodasi di negara tujuan. Soalnya pakai Airbnb jauh lebih murah menurut versi gue dan kawan-kawan. Gue bingung gimana cara bayar Airbnb karena enggak punya kartu kredit. Bayar Airbnb hanya bisa menggunakan Visa dan Paypal. Waktu itu gue berharap punya teman baik hati yang punya kartu kredit dan dengan sukarela meminjamkannya. Sayangnya, temen-temen deket gue pada belum punya cc/credit card.
Gue gak nyerah gitu aja, setelah cari…

ASIAN GAMES 2018 (bukan Asean Games)

Pembukaan Asian Games yang berlangsung pada 18 Agustus 2018 kemarin di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta ini menjadi salah satu perhatian dunia internasional. Acara pembukaan yang spektakuler tersebut mendapatkan banyak pujian dari berbagai kalangan. Hal-hal menakjubkan ditampilkan di acara yang baru saja digelar kemarin, dimulai dari aksi Presiden Republik Indonesi (RI) Joko Widodo yang datang menggunakan moge ke GBK, penampilan 4000 penari, tata panggung yang indah, pesta kembang api dan masih banyak lagi yang membuat kita terpana melihatnya.
Ada banyak banget pujian yang diberikan atas pertunjukkan spektakuler pembukaan Asian Games 2018 tersebut, namun ada juga kritikan yang menjadi perbincangan untuk obrolan politik saling menyerang. Dari berbagai ucapan selamat, terharu, bangga, kritikan yang mewarnai suasana pembukaan Asian Games 2018 di timeline media sosial. Ada satu hal yang bikin “gemas” karena perebutan satu huruf saja yaitu masih banyak yang salah nulis Asian Games me…

5 Alasan Harus Nonton Along With the Gods 2: The Last 49 Days!

Bagi yang sudah pernah menonton film Along With The Gods: The Two Worlds pada awal 2018 lalu di Indonesia, pasti penasaran dengan kelanjutan cerita yang berlatarkan kehidupan di alam baka ini. Sebuah film yang menceritakan mengenai seorang pemadam kebakaran Kim Ja Hong (Cha Tae Hyun) yang meninggal saat bertugas dan akhirnya menjadi salah satu jiwa mulia. Pemadam kebakaran ini ditemani oleh tiga malaikat pelindung, Gang Rim (Ha Jung Woo), Hae Won Mak (Ju Ji Hoo), dan Doek Choon (Kim Hyang Gi) untuk melewati berbagai pengadilan di alam baka.

Setelah sukses dengan film Along With The Gods: The Two Worlds yang sudah ditonton oleh 14 juta penonton tersebut. Film kedua besutan sutradara Kim Yong Hwa dilansir dari Soompi (14/8) sudah menembus angka 10,002,058 juta penonton di Korea dalam waktu 2 minggu. 

Tepatnya pada bulan ke delapan ini film Along With the Gods 2: The Last 49 Days atau Along With The Gods part II sudah mulai tayang di Korea Selatan sejak tanggal 1 Agustus 2018. Sementara i…