Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Bertukar Rindu

Mataram sore ini begitu cerah menyinari semesta, bayangan kapal di dermaga terlihat begitu serupa. Sudah waktunya senja menepi ke semesta, setiap detik menjadi jarak untuk mendekati Mataram. Aku melihat senja hampir tiba. Sementara itu, manusia lain pergi mendekati senja, mencari titik temu untuk dapat berbagi senja. Mereka diburu waktu, karena takut ditinggal tanpa pamit. Selalu berharap tepat waktu, dengan harapan ada sebuah kiriman jingga dari kekasih hati yang berada di tepi sana. Hal ini sering terjadi di Mataram untuk menikmati warna dipenghujung hari.
Aku hanya bersemayam di sudut tenda sambil memegang handphone yang tak kunjung ada deringnya. Seseorang yang setiap hari lewat untuk menawarkan makanan pun tak kunjung lewat dihadapanku. Aku mulai gelisah antara memilih menahan bersentuhan dengan air atau menahan makanan masuk ke tubuhku. Hal-hal tidak penting mulai menghantui pikiran.
Hari cerah ini, tak ada temanku yang datang untuk berbincang. Aku berpikir dan mengingat-ngingat s…

CERPEN : Haris dalam Kabin

Jarum jam itu sudah mendarat di angka lima dalam luasnya kotak kabin. Ada yang baru tiba depan pintu kabin Haris, suara sepatu melangkah tipis menepi. Musik terus melaju dengan saluran kabel ke lubang telinga mengantarkan ke alam yang lain. Semesta mulai menguning. Sementara itu dalam beberapa saat sudah tidak nampak cahaya, sesekali cahaya kecil muncul dari kotak pintar seluler, lalu gelap kembali setelah ditekan.

Haris sedang berada di kabin gelap tengah kota, matanya hampir terpejam, tetapi tiba-tiba terdengar suara “tok..tok..tok”. Haris tetap menempelkan kepalanya di atas bantal. Diam tak bergerak sambil menghela nafas. Haris tetap menghiraukannya, tidak ingin menghampiri sumber suara. Dia harus tertidur, tak ingin di ganggu layaknya Armadillo yang hobi tidur 16 jam. Beberapa menit pun berlalu, yang berada di balik kabin pun terdiam dan melangkah pergi. Haris pun masih berusaha untuk dapat pergi dari dunia fana ini.

Sampai akhirnya dia pergi ke alam bawah sadar. Setelah tiga jam ber…